20 Mei 2013

Dear Kaktus

Diposting oleh Drina at 01.02 0 komentar

Jangan heran jika pada akhirnya aku memutuskan menulis surat untukmu. Ini sebagai salah satu konsep keadilan yang seharusnya sudah lama berlaku. Yah, tentu saja akan tidak adil bagimu jika hanya kau yang mengirimiku surat sementara aku tidak. Apalagi selama ini sudah terlalu sering aku mengabaikan SMS atau pesan dari mu hehe...

Tolong jangan protes karena surat yang kau kirim dengan bantuan Pak Pos hanya aku balas melalui tulisan di blog. Sengaja, karena aku tau kau pasti membacanya segera setelah aku menulisnya. Kau kan pengunjung setia blog ku. Yang selalu datang tanpa diundang dan pergi tanpa berkomentar, walau kemudian ujuk-ujuk membahasnya lewat pesan singkat yang segera kau kirimkan. Aneh!

"Aku bukan orang yang terbiasa meninggalkan jejak," begitu kau pernah bilang. Seperti pencuri yang memasuki rumah korbannya secara diam-diam, berusaha tak meninggalkan jejak agar tak ketahuan Hahaha. Sadis sekali ya kata-kataku barusan. Hmmm... Atau mungkin kau seperti  'pemuja rahasia' nya Sheila On 7? Ah terserah kau saja.

Kaktus, aku pernah berkata bahwa ingat tak berarti rindu. Dan kau bilang, bahwa ingat itu jika pernah bertemu. Karena jika tidak semuanya adalah semu. Baiklah, anggap saja kau benar. Tapi bagiku, rindu bukan hanya saat 'pertemuan' ingin diulang. Dan sekalipun rindu itu semu, ia tetaplah bernama rindu. Sebab ia dirasa sebab sebenarnya ia ada. Nyata. Dan bukankah kau sering merindukanku, sahabat dunia maya mu? :p

Hampir 2 tahun berlalu sejak pertama kali qt berkenalan. Kalo tidak salah waktu itu kau tanpa sengaja 'menemukan' sebuah tulisanku yg bercerita tentang gadis yang membenci hujan, sepenggal cerpen yang sebenarnya belumlah selesai. Betul tidak? Oh kaktus maafkan aku jika aku salah, kadang-kadang sahabatmu ini menderita amnesia hahaha.

Kau, suka dan akan selalu menyukai hujan. Aku juga suka tapi tidak selalu, terutama jika hujan mengguyurku tiba-tiba saat sedang menikmati perjalanan. Ya, aku tidak suka kehujanan. Tapi terkadang jika sedih, aku lebih suka berhujan-hujanan. Kenapa? Agar tak ada yang menyadari kalo aku sedang menangis. Air hujan akan menyamarkan air mata yang jatuh dari pelupuk mataku.

Kaktus, aku tau terkadang aku sering bersikap tak peduli dan tak mau tau perasaan orang lain. Tapi kau selalu memakluminya. Aku bisa saja tak mengindahkan pesan-pesanmu, lalu ntah kapan menghubungimu. Terkadang aku mendengarkan ceritamu dengan serius, tapi lebih sering tak begitu menanggapinya. Ah... kau memang sahabat yang baik.

Aku sedang tidak memujimu, tapi begitulah adanya. Kau memang baik!

Well, aku sedang ada di kantor. Dan aku tak tau lagi harus menulis apa. Aku tak janji, tapi aku berniat akan mengirimimu surat dengan tulisan tanganku sendiri dan meminta bantuan Pak Pos untuk menyampaikannya padamu, seperti yang kau lakukan slama ini. Aku tak tau kapan niat itu akan terlaksana, jadi bersabarlah :)

Sahabatmu,

miss chocolate

16 Mei 2013

Berlayar Jauh Menemukanmu

Diposting oleh Drina at 22.38 0 komentar

aku masih ingin berlayar jauh
menjejaki langkah di setiap sudut dunia
mengarahkan pandang ke segala arah
membentang luas wawasan cakrawala
hingga aku dapat menemukanmu nanti
di suatu tempat yang aku tak tau dimana
di suatu waktu yang belum tau kapan pastinya

rheadrina

 

Peoplecuek's Blog Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | Best Kindle Device