30 Okt 2014

Kepingan Puisi Yang Tercecer

Diposting oleh Drina at 04.48


_rindu waktu yang membenam jarak_

_memetik satu persatu waktu yg berjalan untuk kujadikan pelampiasan rindu_

_rindu langit yang besarkan nama, rindu bumi yang tiupkan nafasku, rindu kamu, waktu_

_menjadi sunyi yang sembunyi di balik matamu, berpura tertidur dalam pesannya_

_mengutarakan rindu yg tak sempat terucap waktu; padamu_

_menanti waktu menuai rindu_

_menjadikan malam dari puisi,serupa menuliskan mimpi pada nyanyian sunyi_

_dingin benar pagi ini. Seperti telaga di matamu yang surut diuapkan purnama lalu mengaburkan senyum di lengkung merah bibirmu_

_menuju mimpi, semua mendadak jingga. pada lagunya, kristal lebur di atas kasur. Akh!! Lagi-lagi kubakar ban di kepala_

Agus Dwi Rusmianto, Tasik - Makassar 2013.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Peoplecuek's Blog Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | Best Kindle Device